Monday, July 1, 2019

Sekolah Berkualitas Buruk Akan Di Tutup

Sumber: Google

Sekolah yang berkualitas buruk akan di tutup oleh kemendikbud. Kedepannya, sekolah swasta juga diikutsertakan dalam sistem zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dan menerima dana bantuan sekolah (BOS).

"Kalau sekolah swastanya abal-abal terus itu akan ditutup. Karena akan memberatkan APBN untuk BOS-nya," kata Staf Ahli Bidang Regulasi Pendidikan dan Kebudayaan Kemendikbud, Catharina Muliana Girsang di Jakarta Pusat, Senin (1/7/2019).

Leih dalam kemendikbud menjelaskan sekolah swasta tidak perlu khawatir tidak mendapatkan siswa karena Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sistem zonasi. Calon siswa tidak mampu disebutnya bisa bersekolah di sekolah swasta dengan biaya Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

Catrina juga menjelaskan  mulai tahun depan, PPDB sekolah swasta dan negeri akan dilakukan bersamaan dengan sistem zonasi. Hal itu, lanjutnya, bisa dilakukan karena sekolah swasta dan negeri sama-sama penerima dana BOS.

"Sekolah swasta PPDB-nya harus sama dengan sekolah negeri. Supaya nanti sekolah negerinya tidsk tertampung, sekolah swasta penerima BOS wajib menerima," ujar Catharina.

Kebijakan tersebut nantinya membuat para calon siswa akan bisa memilih untuk bersekolah di sekolah negeri atau swasta. Karena itu sekolah swasta juga dikatakan Catharina akan didorong untuk meningkatkan mutunya.

"Jadi kan nanti otomatis anak yang mampu kalau melihat sekolah negeri belum bagus, mereka akan memilih sekolah swasta lebih bagus. Jadi ini juga mendorong sekolah swasta untuk meningkatkan mutunya," jelas Catharina.

Catharina mengatakan sekolah swasta masih banyak yang memiliki kualitas buruk atau abal-abal namun akan diikutsertakan dalam PPDB zonasi dan menerima dana BOS. Untuk menyikapi hal itu, Catharina mengatakan Kemendikbud akan menutup jika sekolah swasta abal-abal itu tidak meningkatkan mutunya.


Sumber: Akurat.co

Vanessa Akan Melanjutkan Pendidikan Dengan Kuliah Jurusan Hukum

Sumber: Google

Vanessa sudah bebas dari rumah tahanan dan mengaku akan melajutkan pendidikan saat tiba di Bandara Soekarno Hatta pada Senin, (1/7) pukul 09.43 WIB tadi.

Kuasa hukum Vanessa Angel, Milano Lubis mengatakan bahwa kliennya berencana akan melanjutkan pendidikan.

"Ke depan dia sekolah sama kuliah," ujar Milano saat ditemui di Bandara Soekarno Hatta, pagi tadi.

"Vanessa yang mau sekolah, nerusin sekolahnya, terus nanti kuliah hukum," sambungnya.

Milano juga mengatakan bahwa kliennya menjadi lebih paham mengenai hukum selama, ia berada dalam tahanan.

"Ya kan dia sudah ngerti hukum dikit-dikit lah dari kasus kemarin, banyak ketidakadilan. Nanti mana tahu dia bisa jadi pengacara hebat, membela oranglain kan," ujar Milano.

Sebelumnya, Vanessa Angel divonis 5 bulan penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Surabaya Jawa Timur. Vanessa dinyatakan terbukti menyebarkan konten asusila dalam kasus prostitusi online.


Sumber: Akurat.co

Babak Baru Fairuz Dan Galih Makin Memanas

Sumber: Google

Nampaknya perseteruan Galih dan Fairuz akan tersu berlanjut. Kini Fadia A Rafiq kakak petama dari Fairuz A Rafiq meminta kepada aparat penegak hukum bersikap tegas menindaklanjuti kasus Galih Ginanjar.

Diketahui Fairuz melaporkan Galih Ginanjar ke pihak berwajib atas dugaan pencemaran nama baik. Fairuz melaporkan Galih karena Galih menghina dirinya dengan menyebut 'Organ Intim Bau Ikan Asin'.

"Saya minta keadilan hukum di Indonesia bisa menegakkan ini karena ini menghina ibu dan istri seluruh indonesia," ujar Fadia A Rafiq saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (1/7).

"Kami berharap agar bapak Kapolda Metro Jaya dan pemuka Tokoh Agama semakin terbuka hatinya untuk menjadikan kasus ini sebagai awal momentum menjaga harkat martabat wanita serta penegakan hukum di Indonesia," sambungnya.

Fadia mengatakan keluarga tidak terima dengan ucapan Galih Ginanjar yang melecehkan Fairuz.

"Kita sebagai keluarga gak terima dan dan kita akan lanjutkan sampai kemanapun," tegasnya.

"Bau ikan asin ini bikin bukan hanya keluarga kami yang sakit hati tapi juga perempuan se-Indonesia enggak akan terima dengan hal ini. Saya minta keadilan hukum di Indonesia untuk bisa menegakkan keadilan," pungkasnya.


Sumber: Akurat.co

Galih Mengaku Siap Jalani Proses Hukum Hina Fairuz

Sumber: Google

Galih ginanjar dilaporkan Fairuz ke polisi terkait ucapnya yang mengatakan bahwa dirinya bau ikan asin di salah satu channel YouTube Rey Utami .

Terkait laporan Fairuz tersebut Galih Ginanjar mengaku akan menghormati proses hukum yang berlaku.

"Saya akan menghormati proses yang akan berjalan dari kepolisian. Itu aja dulu," ujar Galih saat dihubungi awak media, Senin (1/7).

"Ini akan melihat dulu. Ini baru laporan. Kita serahkan ke pihak yang berwajib untuk melihat yang berwajib," lanjutnya.

Galih Gnanjar juga mengatakan bahwa dirinya siap mendatangi panggilan dari pihak kepolisian untuk mempertanggung jawabkan ucapannya di konten YouTube Rey Utami pada 16 Juni 2016 lalu.

"Kalau misalnya dipanggil, sebagai warga negara ya harus datang. Saya sudah ada panggilan dari pihak berwajib," ujar Galih.

Sementara itu, Galih mengaku sudah sempat bertemu dengan suami Fairuz, Sonny Septian untuk menemukan pemecahan masalah, namun pertemuan tersebut tidak ada titik temu.

"Sebelumnya Sonny pernah bilang kalau mau tabayun ketemu empat mata. Saya sudah menjawab tabayun tersebut dengan mengirimkan surat pada Sabtu dan untuk ketemuan hari Minggu. Tapi, dari pihak Sonny menginginkan hari Sabtu. Dan, hari Sabtu kami ketemu dan tabayun. Tapi, dalam hal ini saya menawarkan win win solution, akan tetapi disitu tidak ada win win solution," papar Galih.


Sumber: Akurat.co

Wanita Wajib Tau Efek Buruk Dari Penggunaan Celana Ketat

Sumber: Google

Wanita wajib menjaga kesehatan organ intimnya, terutama bagian vagina. vagina adalah alat yang paling vital untuk seorang wanita. Oleh karena itu area ini wajib dij jaga agar tidak terkenal bakteri. 

Perawatan rutin saja belum cukup menjaga vagina, menurut Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan dari RS Jakarta, dr. Ardiansjah Dara SpOG, Organ Intim tetap saja berpeluang terpapar kuman atau bakteri jika kondisinya lembab.

"Ya, Vagina makin basah atau lembab itu semakin mudah terpapar kuman dan bakteri. Biasanya kuman hadir dari Anus," katanya kepada AkuratHealth, baru-baru ini di Jakarta.

Hal tersebut bsa di hindari dengan cara tidak menggunakan cela ketat atau breathable, agar Vagina tidak pengap.

Biasanya jenis kuman anaerob hidup di Organ Intim, dimana dapat tumbuh jika tidak ada sirkulasi udara yang baik. Jika ada udara, kuman tersebut akan mati. Maka tentu, pemakaian celana dalam yang tidak ganti-ganti juga bisa menyebabkan tumbuhnya kuman.

"Kalau yang memakai Celana Ketat itu mending pilih yang lain, karena bisa menyebabkan tumbuhnya kuman. Pakai yang longgar biar ada udara yang masuk," lanjutnya.

Jadi, bagi kamu yang masih memakai Celana Ketat untuk bekerja, kuliah atau melakukan aktivitas lain, mulai sekarang rubahlah kebiasaan tersebut agar terhindar dari kuman dan bakteri yang bisa menyebabkan bau yang tidak sedap.


Sumber: Akurat.co

Jus Tidak Baik Untuk Anak 6 Bulan Ini Penjelasannya

Sumber: Google

Memasuki usia 6 bulan si kecil mulai diberikan makanan pendamping ASI (MPASI). Tidak hanya itu pada usia tersebut si kecil juga ulai di kenalkan dengan sayuran dan buah-bauahan.

Namun tidak banyak yang tau bahwa pada usia tersebut si kecil tidak boleh mengkonsumsi buah dalam betuk jus

Hal tersebut diungkapkan oleh dokter spesialis Anak Konsultan Gastrohepatologi, dr. Frieda Handayani, SpA(K), kepada AkuratHealth di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

“Untuk anak yang masih di bawah setahun jangan memberikan buah dalam bentuk jus buah. Kalau mau buah yang dihancurkan atau agak dibenyekin saja, itu lebih baik," ungkapnya.

Bukan tanpa alasan dr. Frieda mengimbau untuk tidak memberikan buah dalam bentuk jus kepada si kecil di bawah satu tahun. Ada dampak negatif apabila hal itu dilakukan.

"Kalau di jus buah, kalorinya itu tinggi. Baru ngejus cepat kenyang nanti si anak. Pemberian jus buah untuk bayi di bawah satu tahun bisa membuat dia berhenti minum ASI. Padahal, ASI adalah sumber nutrisi utama yang dibutuhkan bayi, selain itu mereka butuh protein lain untuk dikonsumsi,” tambahnya.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Akademi Pediatrik Amerika juga menyatakan bahwa jus buah tidak memiliki peranan penting dalam kesehatan dan gizi seimbang pada anak usia di bawah satu tahun, pada masa awal tumbuh kembang mereka.


Sumber: Akurat.co


Polusi Sebabkan Penyakit Mematikan Ini

Sumber: Google

Kita semua tau bahwa polusi dapat menyebabkan berbagai penyakit, kulit, pernafasan, perut dan banyak lainya. Tapi taukah kalian bahwa polusi udara apat menyebabkan penyakit mematikan yaitu kangker payudara. 

Hal tersebut dikarenakan asap mengandung Bahan Kimia yang bisa menyebabkan Kanker Payudara. Emisi dari asap juga mengandung logam seperti merkuri dan cadmium yang bisa tersimpan di jaringan payudara dan menyebabkan kanker.

Salah satu penyebab Kanker Payudara adalah jaringan sel pada payudara. Kajian mengenai kepadatan jaringan payudara bisa enam kali lipat menyebabkan kanker dibandingkan payudara yang tidak padat. Kepadatan itu dipengaruhi oleh Alkohol, Obesitas, dan Terapi Hormon. Payudara yang padat umumnya diisi oleh lemak.

“Payudara padat juga bisa diwariskan oleh gen. Tapi, payudara yang padat juga bisa dipicu oleh polusi,” kata Kefah Mokbel, pakar kesehatan dari Rumah Sakit St Georgedi London, dilansir AkuratHealth dari Daily Mail pada Senin, (1/7).

Penelitian yang pernah dilaksanakan pada April 2017 menunjukkan, perempuan yang tinggal di kota memiliki tingkat kepadatan lebih besar dibandingkan mereka yang tinggal di pedesaan dimana Polusi Udaranya lebih rendah.

Yang menjadi permasalahan lanjutan adalah bagaimana Polusi Udara di dalam rumah? Menurut Mokbel, polusi di dalam rumah sulit diukur. Apalagi, di rumah juga mengandung banyak racun seperti produk pembersih lantai, plastik dan asap pembakaran kompor.

“Bahan kimia tersebut juga bisa memicu Kanker Payudara,” ujar Mokbel.

Dia menyarankan agar ibu-ibu membeli produk pembersih organik yang tidak mengandung Bahan Kimia yang merusak payudara. Pencegahan lainnya agar orang terbiasa mengonsumsi buah-buahan yang mengandung Antioksidan serta Sayuran.

“Vitamin D dan omega 3 juga bisa mengurangi kepadatan payudara,” jelas Mokbel.



Sumber: Akurat.co