Showing posts with label Polusi. Show all posts
Showing posts with label Polusi. Show all posts

Monday, March 16, 2020

Cara Atasi Kulit Kusam Karena Polusi

Sumber: Google

Kulit kusam bisa terjadi karena polusi dan paparan sinar matahari sehingga mengakibatkan kulit lebih sensitif, iritasi, kemerahan, dan dehidrasi, bahkan bisa menimbulkan penuaan dini.

Berikut beberapa tips menangkal dan melindungi kulit dari paparan Polusi dan kualitas udara yang buruk seperti dilansir dari laman Beautycrew. 

Perawatan Pembersih Kulit Wajah Bagi Kamu Yang Berjerawat
Double cleanser

Double cleanser atau pembersih ganda merupakan cara mencuci atau membersihkan wajah dua kali sebelum beralih ke langkah perawatan kulit selanjutnya. Langkah pertama, gunakankan pembersih yang bermanaat untuk membersihkan make up, kotoran, dan debu. Kemudian bersihkan dengan krim pembersih wajah selanjutnya.

"Salah satu langkah pertama adalah mengembangkan kebiasaan baik di sekitar pembersihan ganda, terutama pada malam hari ketika Anda paling sering terpapar Polutan," kata Direktur Pendidikan Global Ultraceuticals, Elizabeth Fardon.

Namun, menggunakan double cleanser pun juga perlu hati-hati. Karena jika kulitmu sensitif, bisa saja tiba-tiba menjadi iritasi, peradangan, penuaan dini dan kerusakan lainnya pada kulit. Jadi lebih baik tidak menggunakan pembersih dan scrub yang kasar.

Pakai produk antioksidan

Paparan Polutan udara dapat menyebabkan penuaan dini lebih cepat dan Kulit Kusam. Sehingga, kamu pun juga harus menjaga dan merawat kulitmu agar tidak terpapar yang mengakibatkan kulit rusak.

Menurut Ferdon, salah satu antioksidan terbaik untuk kulit yaitu mengonsumsi vitamin C dan E yang bermanfaat sebagai menangkal radikal bebas.

Ingatlah untuk memakai SPF

Tabir surya dengan SPF 30 sangat perlu untuk perlindungan dari sinar matahari untuk mencegah kerusakan kulit. Produk tersebut dipercaya dapat menangkal paparan sinar UV yang sangat berbahaya bagi kulit dan juga mencegah bahan kimia yang dapat menembus permukaan kulit dalam.



Sumber: Akurat.co

Sunday, November 10, 2019

Minuman Sehat Lawan Polusi Jahat

Sumber: Google 

Hidup ditenagah kota besar memang tidak jauh dari polusi yang cukup besar. Menjaga tubuh tetap sehat ditengah kehidupan yang berpolusi tinggi memang tidak mudah. Tapi berikut beberapa minuman tradisional yang dapat membantuk kamu memeliha kesehatan ditengah ksibukan yang berhadapan dengan polusi. 

Tulsi dan Giloy

Manfaat luar biasa dari Tulsi tidak diketahui, namun, Giloy adalah bahan yang relatif kurang dikenal, namun tetap efektif. Kombinasi fortifikasi ini adalah anti-alergen yang efektif yang membantu menjaga penyakit yang timbul karena polusi udara. 

Tulsi tidak hanya melindungi saluran pernapasan tetapi juga sifat anti-inflamasi dan anti-bakteri, sehingga membantu meminimalkan efek polusi udara terhadap lingkungan.

Kombinasi kedua ramuan ini membantu melindungi organ dan jaringan internal terhadap tekanan kimia dari polusi industri. Satu suntikan jus ini sebanyak dua kali sehari baik untuk meningkatkan imunitas dan kesehatan secara keseluruhan.

Amla

Vitamin C yang ada di Amla adalah anti oksidan kuat yang membantu membangun ketahanan terhadap polutan udara. Vitamin C tidak hanya menyediakan pelindung penting dari lingkungan berbahaya, tetapi juga membantu regenerasi kadar Vitamin E dalam aliran darah kita. 

Dengan kualitas udara yang menurun, penting untuk berhati-hati dalam membangun kekebalan agar stabil dan kuat. Dan Amla membantu meningkatkan kekebalan secara alami. Amla kuning keemasan, jauh lebih bergizi dan kaya vitamin dibandingkan dengan Amla hijau mentah yang biasa digunakan. Karena itu, ketika memilih produk Amla, pastikan Kamu memeriksanya.

Kunyit

Kunyit telah digunakan sejak awal waktu sebagai tonik untuk hampir semua penyakit kesehatan, baik itu luka terbuka atau pilek. Ia menang sebagai pahlawan super untuk memerangi semua bahaya terkait polusi. 

Kunyit membantu menangkal efek racun dari menghirup udara yang tercemar dan karenanya, merupakan pilihan yang bagus jika ingin membersihkan saluran pernapasan Kamu.

Mengkonsumsi minuman dengan campuran kunyit dengan ramuan fortifikasi lain seperti Aloe Vera adalah jawaban alami yang harus Kamu cari di lingkungan yang tercemar ini.



Sumber: Akurat.co

Monday, July 1, 2019

Polusi Sebabkan Penyakit Mematikan Ini

Sumber: Google

Kita semua tau bahwa polusi dapat menyebabkan berbagai penyakit, kulit, pernafasan, perut dan banyak lainya. Tapi taukah kalian bahwa polusi udara apat menyebabkan penyakit mematikan yaitu kangker payudara. 

Hal tersebut dikarenakan asap mengandung Bahan Kimia yang bisa menyebabkan Kanker Payudara. Emisi dari asap juga mengandung logam seperti merkuri dan cadmium yang bisa tersimpan di jaringan payudara dan menyebabkan kanker.

Salah satu penyebab Kanker Payudara adalah jaringan sel pada payudara. Kajian mengenai kepadatan jaringan payudara bisa enam kali lipat menyebabkan kanker dibandingkan payudara yang tidak padat. Kepadatan itu dipengaruhi oleh Alkohol, Obesitas, dan Terapi Hormon. Payudara yang padat umumnya diisi oleh lemak.

“Payudara padat juga bisa diwariskan oleh gen. Tapi, payudara yang padat juga bisa dipicu oleh polusi,” kata Kefah Mokbel, pakar kesehatan dari Rumah Sakit St Georgedi London, dilansir AkuratHealth dari Daily Mail pada Senin, (1/7).

Penelitian yang pernah dilaksanakan pada April 2017 menunjukkan, perempuan yang tinggal di kota memiliki tingkat kepadatan lebih besar dibandingkan mereka yang tinggal di pedesaan dimana Polusi Udaranya lebih rendah.

Yang menjadi permasalahan lanjutan adalah bagaimana Polusi Udara di dalam rumah? Menurut Mokbel, polusi di dalam rumah sulit diukur. Apalagi, di rumah juga mengandung banyak racun seperti produk pembersih lantai, plastik dan asap pembakaran kompor.

“Bahan kimia tersebut juga bisa memicu Kanker Payudara,” ujar Mokbel.

Dia menyarankan agar ibu-ibu membeli produk pembersih organik yang tidak mengandung Bahan Kimia yang merusak payudara. Pencegahan lainnya agar orang terbiasa mengonsumsi buah-buahan yang mengandung Antioksidan serta Sayuran.

“Vitamin D dan omega 3 juga bisa mengurangi kepadatan payudara,” jelas Mokbel.



Sumber: Akurat.co