Showing posts with label #2019 Ganti Presiden. Show all posts
Showing posts with label #2019 Ganti Presiden. Show all posts

Tuesday, July 30, 2019

Nunung Dan Suami Jalani Proses Rekkontruksi

Sumber: Google

Rekontruksi ulang dilakukan pihak kepolisan terkait kasus narkoba yang menjerat komeidan Nunung. AKBP Jean Calvijn mengatakan rekonstruksi atau reka tersebut dilakukan di kediaman Nunung dan suaminya, tempat mereka ditangkap pada Jum'at (19/7/201) lalu.

Proses rekonstruksi itu dimulai pada pukul 13.00 WIB. Selama kurang lebih 4 jam, Nunung dan suaminya menjalani 40 reka adegan, mulai dari memesan sabu hingga ditangkap oleh pihak kepolisian.

"Rekonstruksi ini terbagi oleh 40 adegan (dari tersangka). Rekonstruksi dilakukan terkait dengan mempertegas kembali fakta yang kami dapati dari berita acara pemeriksaan tersangka dan saksi dari kepolisian," jelasnya.

Dari hasil rekonstruksi yang dilakukan, polisi mendapatkan tiga fakta baru dalam kasus narkoba Nunung dan suaminya. Mulai dari proses pemesanan sabu hingga Nunung berusaha menghilangkan sabu dengan membuang ke dalam klosetnya.

"Rekonstruksi ini untuk mempertegas kembali peran-peran tersangka. Terutama ada beberapa hal pertama adalah proses pemesanannya, kedua ada sedikit pertikaian antara JJ dan NN terhadap penunjukkan barang bukti tersebut, yang ketiga penghilangan barang bukti," tukas Jean Calvijn.

Sebelumnya, Nunung dan sang suaminya ditangkap di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Polisi mengamankan barang bukti berupa satu klip sabu seberat 0,36 gram, dua klip kecil bekas bungkusan sabu, dan tiga buah sedotan plastik untuk mengisap sabu.

Atas perbuatannya itu, Nunung dan suami, dijerat dengan pasal 114 ayat 2 subsider pasal 112 ayat 2 juncto pasal 132 ayat 1 undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika yang ancaman hukumannya diatas 5 tahun penjara.


Sumber: Akurat.co

Wednesday, May 15, 2019

MUI Banten Himbau Untuk Tidak Ikut Aksi Massa 22 Mei 2019

Sumber: Google

MUI Kabupaten Lebak, Banten, menghmbau masyarakat sekitar agar tdak mengikuti aksi gerakan massa pada 22 Mei 2019 karena di anggap membuang waktu dan melanggar ketertiban umum.

"Kami minta warga lebih baik tinggal di rumah maupun bekerja dibandingkan mengikuti gerakan massa," kata Wakil Ketua MUI Kabupaten Lebak KH Akhmad Khudori saat dihubungi di Lebak, Rabu (15/5/2019).

Pada tanggl tersebut KPU Republik Indonesia secara resmi akan menetapkan hasil kemenangan pemilu 2019 untuk pasangan calon presiden dan wakilnya. Kemungkinan penetapan presiden dan wakilnya dipastikan menimbulkan gelombang gerakan massa.

Gerakan massa tersebut dikhawatirkan menimbulkan dampak buruk akibat ketidakpuasan calon presiden tertentu yang kalah. Mereka akan melakukan tuntutan diskualifikasi kemenangan hasil pemilu 2019, karena diduga adanya kecurangan tersetruktur, sistematis dan masif (TSM).

Karena itu, MUI Kabupaten Lebak mengajak masyarakat agar tidak mengikuti gerakan massa yang bisa menimbulkan kerugian diri sendiri.

"Kami minta masyarakat lebih banyak berdoa di rumah dan masjid, dibandingkan pergi ke Jakarta. Kita doakan penepatan presiden berjalan lancar tanpa kekerasan," tandasnya.

Sumber: Akurat.co

Friday, May 10, 2019

Para Aktivis Nyanyikan Lagu 2019 Ganti Presiden.

Sumber: Google

Kantor  Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat 10, Mei 2019 di padatai oleh para Aktivis #2019GantiPresiden, Neno Warisman turut hadir dalam aksi yang bertajuk ‘Ayo Kawal Ulama dan Koalisi Umat’ oleh sejumlah ormas. Aksi ini di lakukan dengan tujuan agar Bawaslu menindak kecurangan yang dilakukan salah satu pasangan calon presiden pada pemilu 17 April 2019 lalu.

Neno Warisman yang merupakan anggota BPN Prabowo-Sandi terlihat sdngan mengenakan jilbab coklat dan berbusana putih. Neno naik ke atas mobil komando dan menyanyikan lagu 2019 Ganti Presiden.

Massa yang membawa atribut, baliho, serta bendera merah putih pun bersama-sama menyanyikan lagu kebanggaan kubu oposisi itu.

Seusai menyanyikan lagu, Neno Warisman menyempatkan diri berorasi dan berseru untuk tak berhenti mengawal perjuangan Prabowo-Sandi.

"2019 untuk Prabowo-Sandi, mari kita kawal terus," ucap Neno.

Dalam kegiatan orasi tersebut, Direktur hukum dan advokasi BPN Sufmi Dasco juga didapuk berbicara dihadapan massa. Ia mengatakan, Calon Presiden 02 Prabowo Subianto menitipkan salam lewat dirinya, kepada massa yang hadir hari ini.

"Sebelum ke sini, Pak Prabowo menitipkan pesan agar kita sama-sama mengawal perjuangkan kita ke Bawaslu. Hari ini kita laporan satu kecurangan terstruktur, sistematis, dan masif, masih ada laporan-laporan lainnya," ujar Dasco dari mobil komando.


Sumber: Akurat.co