Monday, November 11, 2019

Minyak Kedelai Lebih Sehat Dari Minyak Zaitun

Sumber: Google

Kesehatan adalah hal yang utama, Soal masak adalah hal yang penting untuk kesehatan. Demi menjaga kesehatan banyak orang yang mmemasak menggunakan minyak Zaitun memang jauh lebih sehat dibandingkan dengan minyak goreng biasa. Tapi taukah kalian selain minyak zaitun ada yang lebih sehat loh. Yaitu minyak kedelai. Dan lihat bagaimana minyak kedelai sebenarnya lebih sehaat dari minyak zaitun. Karena hal berikut:

Harga

Karena minyak digunakan setiap hari, ia cepat habis. Sebagian besar rumah tangga tidak bisa mengeluarkan banyak uang untuk barang-barang yang perlu diisi ulang secara teratur, dan ini adalah tempat minyak kedelai sangat berguna.

Ini adalah salah satu minyak goreng yang lebih hemat, dan dibandingkan dengan harga minyak zaitun yang selangit, ya tentu saja minyak goreng lebih terjangkau.


Lemak jenuh

Alasan utama mengapa minyak goreng memiliki reputasi buruk adalah karena kandungan lemaknya yang tinggi. Sebagian besar minyak sarat dengan lemak tidak sehat yang dikenal sebagai lemak jenuh, yang dikenal dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat. Baik minyak kedelai dan minyak zaitun rendah lemak jenuh dan memiliki komposisi yang sama, meskipun yang pertama memiliki rasio lemak tak jenuh lemak yang lebih baik.

Asam lemak omega-3

Jenis lemak tak jenuh ganda, omega-3 adalah asam lemak yang biasanya ditemukan pada ikan seperti salmon dan sarden. Ini memiliki banyak manfaat kesehatan, seperti peningkatan fungsi otak, melawan kecemasan dan depresi, dan mengurangi faktor risiko penyakit jantung.

Minyak kedelai adalah salah satu dari sedikit makanan nabati yang memiliki lemak omega-3, sehingga membuatnya lebih bermanfaat bagi kesehatan secara keseluruhan dibandingkan dengan minyak zaitun.

Lemak tak jenuh ganda

Lemak tak jenuh ganda adalah setengah dari lemak sehat yang dikenal sebagai lemak tak jenuh. Dan penelitian menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi lemak tak jenuh ganda telah meningkatkan kesehatan jantung.

Sementara minyak kedelai dan minyak zaitun rendah lemak jenuh, kedelai kaya lemak tak jenuh ganda, dengan komposisi total 61 persen, berbeda 9 persen yang ada dalam minyak zaitun. Dengan demikian minyak kedelai lebih baik untuk kesehatan jantung secara keseluruhan.


Sumber: Akurat.co



Manfaat Luar Biasa Konsumsi Buah Blueberry

Sumber: Google

Blueberry buah kecil dengan segudang manfaat, taukah kalian jika mengkonsumsi buah berry dapat mengurangi risiko diabetes, obesitas, dan penyakit jantung. Selain itu, mengonsumsi sedikit buah beri setiap hari dapat membantu memperkuat metabolisme dan mencegah segala jenis sindrom metabolik dan defisiensi.

Bahkan jika mengkonsumi buah berry dalam jangka waktu 5 hingga 6 minggu, sangat meningkatkan metabolisme individu yang mengalami gejala metabolisme rendah.

Tidak hanya dalam hal meningkatkan kekebalan, buah beri kecil ini sangat efektif dalam memerangi diabetes dan selanjutnya dapat mengatur kadar gula dan mempertahankan tingkat trigliserida yang sehat dalam tubuh.

Sindrom metabolik yang rendah pada akhirnya dapat berdampak pada fungsi organ-organ vital. Sindrom metabolik rendah adalah istilah medis untuk obesitas, diabetes, tekanan darah tinggi dan ini dapat mempengaruhi pembuluh darah juga.

Beri juga meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke dan kondisi lain yang mempengaruhi pembuluh darah.

Blueberry adalah sumber antioksidan yang dikenal sebagai polifenol, yang membantu melindungi sel-sel kardiovaskular dan membantu menurunkan tekanan darah. Selain itu, buah beri ini menjadi camilan sehat yang enak, yang membantu mengatur kadar gula dalam tubuh dan dapat membantu mengurangi efek buruk diabetes.

Sesuai dengan beberapa penelitian, telah diamati bahwa asupan harian blueberry dalam porsi yang terkontrol dapat membantu mengurangi hipertensi, peradangan, kolesterol tinggi, intoleransi glukosa dan resistensi insulin dan disfungsi endotel.

Namun, terlalu banyak hal yang tidak baik untuk kesehatan dan inilah sebabnya sedikit penambahan beri secara bertahap dapat memperbaiki kondisi kesehatan. Selain itu, blueberry juga dikenal untuk meningkatkan keterampilan kognitif.

Termasuk buah beri dalam diet dapat membantu meningkatkan kesehatan Anda secara holistik! Namun, memasak beri dapat mengurangi aspek gizi dari beri ini. Karena itu, selalu disarankan untuk memakannya mentah atau dalam bentuk minuman. Jadi, makan sehat dan tetap sehat.



Sumber: Akurat.co

Berkunjung Ke Singapura Yuk Coba Makanan Ini

Sumber: Google

Singapura adalah salah satu destinasi luar negeri yang cukup terfavorite. Selain tempat wisata yang mendunia, Singapura juga memiliki ragam Kuliner yang sangat lezat. Kali ini, AkuratKuliner merangkum beberapa  Makanan khas yang wajib kamu cicipi ketika sedang berlibur ke Singapura.

Roti Bakar Unu

Roti Bakar Unu merupakan sarapan tradisional Singapura yang hampir tersedia di semua kedai kopi. Sajian ini terdiri dari roti tebal yang dioles dengan selai yang terbuat dari kelapa dan telur.

Uniknya, kamu bisa mengonsumsinya dengan telur setengah matang, serta beberapa tetesan kecap, dan ditemani segelas kopi panas.

Mie Hokkien

Makanan yang berasal dari Provinsi Fujian di China ini terbuat dari mie kuning dan putih, yang digoreng dengan cumi dan udang. Makanan ini sekarang menjadi favorit di Singapura dan sangat mudah didapatkan.

Kue Wortel

Kue wortel khas Singapura terbuat dari lobak putih dan tepung beras. Proses pembuatannya yakni 
dioseng dengan bawang putih, telur serta dibungkus dengan Kobayashi yang sudah dikeringkan.

Kecap manis adalah salah satu pasangan yang tak terpisahkan. Mari nikmati lezatnya Kue Wortel.

Nasi Ayam Hainanese

Makanan ini diadaptasi dari resep ayam Wenchang di Pulau Hainan dan dibawa oleh para imigran China, menjadi sebuah kreasi khas Singapura dengan rasa yang lezat.

Ayam ini dibuat dalam bentuk kukus ataupun panggang, biasanya dikonsumsi menggunakan nasi yang direndam dalam kaldu ayam. Lebih lezat ketika dinikmati bersama sambal dan saus bawang putih khas Singapura.


Sumber: Akurat.co



Faktor Penyebab Diabetes Miletus

Sumber: Google

Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar penyakit diabetes melitus di Indonesia meningkat dari 6,9 menjadi 8,5 persen. Berdasarkan hasil diagnosa dokter turut meningkat dari 1,2 persen menjadi 2 persen. Faktor pengelolaan untuk menurunkan penyakit Diabetes Melitus (DM) di Indonesia mengalami beberapa kendala yang menjadi penyebabnya.

Menurut dr. Em Yunir, Sp.PD, KEMD, yang merupakan Sekretaris Jenderal Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (Perkeni), ada tiga kendala pada pengelolaan diabetes dan faktor risiko, yakni sistem kesehatan, dokter, dan pasien.

Teknologi Dan Ekonomi Jadi Beberapa Penyebab Peningkatan Prevalensi Diabetes Melitus

"Pada sistem kesehatan menghadirkan kendala pada sistem pelayanan kesehatan, sistem penjaminan yang lemah, kurangnya staf pelayanan kesehatan, serta sistem rujukan yang rumit," jelasnya dalam konferensi pers memperingati Hari Diabetes Sedunia 2019 yang dihadiri AkuratHealth di Kementerian Kesehatan, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (11/11).

Untuk kendala dari dokter, dijelaskan dr. Em Yunir bahwa adanya komitmen yang kurang dari tenaga ahli medis untuk mengatasi diabetes. Motivasi yang rendah turut mengikuti.

Selain itu tidak sedikit dokter merasa kurang percaya diri dalam mengelola diabetes yang memerlukan beberapa obat. Lebih lanjut kurangnya waktu atau sumber informasi dan ketidakmampuan mengimplementasi pedoman dengan pasien jadi masalah lain yang belum bisa teratasi.

"Untuk faktor kendala dari pasien itu kurangnya kesadaran dan pemahaman tentang diabetes melitus, ada keengganan untuk minum obat seumur hidup karena takut komplikasi segala macam. Lalu ada perubahan gaya hidup, takut efek samping dari pengobatan seperti kenaikan berat badan dan hyplogycemia (gula darah rendah)," Ujarnya.


Sumber: Akurat.co

BNI Ambon Buka 4 Cabang Pembantu

Sumber: Google

Untuk kenyamanan dan kemudahan nasabah PT.Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, membuaka beberapa cabang pembantu dari cabang utama BNI Ambon (KCU). Cabang Pembantu (KCP) baru terdapat pada 4 kabupaten/kota di Maluku.

4 KCP tersebut berada di Seram Bagian Barat (Gemba), KCP Seram Bagian Timur (Bula),KCP Maluku Tenggara (Langgur),dan KCP Kepulauan Aru (Dobo). Bertambahnya 4 KCP, maka secara keseluruhan BNI telah berada di 10 kabupaten/kota di Maluku.

Dionne E. Limmon  Kepala Kantor Cabang Utama (KCU) BNI Ambon, mengatakan dengan hadirnya 4 KCP baru, dapat memberikan pelayanan serta lebih dekat dengan masyarakat. “Kami yakin dengan dibukanya beberapa KCP bisa membantu mempermudah masyarakat dalam melakukan transaksi dan aktivitas perbankan,” ungkapnya kepada koran ini, Rabu(5/10).

Di tengah persaingan industri perbankan yang kian kompetitif, ujar Dionne, BNI tetap berkomitmen untuk berperan aktif dalam pertumbuhan ekonomi nasional, antara lain dengan memberikan layanan yang unggul dan memberikan nilai lebih bagi nasabah.

Salah satunya adalah dengan terus mengembangkan, meningkatkan dan merevitalisasi KCP baru maupun ATM agar lebih berkualitas, baik dari aspek teknologi maupun fitur layanan. Layanan tersebut diberikan dengan memperhatikan aspek potensi bisnis daerah dan kebutuhan nasabah di lokasi-lokasi strategis di daerah ini.

Pembukaan KCP baru juga bertujuan untuk meningkatkan Dana Pihak Ketiga (DPK) BNI serta memperluas coverage area bisnis atau layanan, sehingga BNI bisa lebih dekat dengan nasabah dalam rangka memberikan pelayanan terbaik,” ujarnya

Selain itu, sebagai langkah untuk meningkatkan jumlah agen layanan keuangan tanpa kantor dalam rangka keuangan inklusif atau laku pandai yang di BNI disebut dengan Agen BNI46. “Agen BNI46 adalah pihak ketiga yang bekerjasama dengan BNI untuk menjadi kepanjangan tangan BNI dalam menyediakan layanan perbankan kepada masyarakat, berupa pembukaan rekening tabungan BNI pandai, setoran tunai, penarikan tunai, dan pembayaran,” paparnya.

Dionne, BNI bisa mendorong potensi ekonomi di Maluku dan menjadi bank pilihan utama masyarakat dalam melakukan transaksi keuangan. “Intinya kami berharap dapat menopang rencana ekspansi kredit BNI dalam meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat diantaranya melalui penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) dan produk perbankan lainnya,” harapnya. (IWU).


Sumber: Ambonekspres.fajar.co.id

Sunday, November 10, 2019

BNI Cabang Ambon Lakukan Dnor Darah

Sumber: Google

BNI cabang Ambon bekrja sama dengan unit transfusi darah melakukan kegiatan Donor Darah. BNI cabang Ambon juga bekerja sama dengan Kodam XVI/Pattimura dengan target 100 kantong darah. Yaitu Satuan kerja (Satker) MAKODAM XVI Pattimura (Puskodal Dam XVI, Sandidan XVI, Yonif Raider 723/Masariku, Den Zipur-5, Den Kav-5, Jasdam XVI, Babiminvet Caddam XVI, Ajendam XVI, Todan XVI, Kudam XVI, Kumdam XVI, Pendam XVI, Bintaldam XVI, Infolahtadam XVI, Pomdam XVI, Denmadam XVI), BEKAMDAM XVI (Mabelamdam XVI, Den Bekang 4416-01, Den Har Jasa IBT 1644-12, Den Jasa Ang 1644-13, Gudkaporlap 1644-11, Gudkan Permin Satri 1644-10), PALDAM XVI (Mapaldam XVI, Bengrah XVI, Gudmurah XVI, Gudpalrah XVI), HUBDAM XVI (Mahubdam XVI, Denhubrem 151/Binaiya).

Ferry Siahainenia Pemimpin BNI cabang Ambon mengatakan donor darah yang dilakukan ini sebagai bentuk kepedulian BNI Cabang Ambon untuk membantu stok bank darah PMI cabang Ambon. Serta wujud kepedulian terhadap masyarakat yang sewaktu-waktu membutuhkan darah. Apalagi, kegiatan ini merupakan kegiatan sosial, sejalan dengan misi BNI di social responsibility, untuk bisa berbagi tak hanya lewat uang tapi setetes darah. Sebab darah yang disumbangkan ini pastinya sangat bermanfaat untuk masyarakat.

“Donor darah bekerjasama dengan PMI dan Satker yang dibawah otoritas Kodam XVI/Pattimura. Kami juga akan melaksanakan rekreasi bersama seluruh pimpinan, manajemen dan pegawai, Sabtu (6/7) di pantai Liang. Untuk donor darah, harapan kita banyak yang datang karena karena target kita 100 kantong, pasti didominasi TNI AD Kodam XVI Pattimura. Sementara internal, semua pegawai dilibatkan menyumbang darahnya. 

Serda Dwiki Dharmawan mengaku, aksi donor darah ini sudah sering dilakukan TNI/AD sebagai kepedulian dan berbagi kepada masyarakat melalui bank darah PMI. “TNI selalu siap ketika membutuhkan bantuan dari masyarakat termasuk menyumbangkan darah. Semoga yang BNI Ambon lakukan ini, darah yang telah disumbang dapat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” tukasnya. (MR-02)


Sumber: Mimbarrakyatnews.com/

Achmad Baiquni Tetap Menjabat Sebagai Dirut BNI

Sumber: Google

Ditengah pergantian pimpinan Bank BNI Achmad Baiquni Tetap menjadi Direktur Utama Bank BNI.  

Namun pergantian terjadi di susunan dewan direksi. Tambok P Setyawati yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Bisnis Konsumer BNI kini menjabat sebagai Direktur Bisnis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah dan Jaringan menggantikan Catur Budi Harto yang diberhentikan secara hormat.

"Dengan adanya satu direksi kami yang diberhentikan yakni Pak Catur yang bawahi Direktur Bisnis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah dan Jaringan, dari situ yang punya background itu yaitu Bu Tambok. Karena ada pergeseran maka kami ingin berikan pengalaman baru kepada direksi yang ada," ujar Achmad Baiquni.

Rapat juga mengangkat Ario Bimo sebagai Direktur Keuangan menggantikan Anggoro Eko Cahyo yang kini menjabat sebagai Direktur Bisnis Konsumer BNI.

Lalu Bob Tyasika Ahanta yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Manajemen Risiko BNI kini menjabat sebagai Direktur Tresuri dan lnternasional BNI.

Rico Budidairpo yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Tresuri dan lnternasional BNI kini menjabat sebagai Direktur Manajemen Risiko BNI.

Sementara itu, di jajaran komisaris, BNI mengangkat Dirjen Anggaran Askolani sebagai komisaris perseroan menggantikan Marwanto Harjowiryono.



Sumber: Bersatu.com