Showing posts with label Pemilu. Show all posts
Showing posts with label Pemilu. Show all posts

Monday, April 29, 2019

Jumlah Meninggalnya Panitia Pemilu Mengundang Perhatian Media Asing

Sumber: Google

Lebih dari 270 panitia Pemilihan Umum di Indonesia Meninggal dunia hal tersebut mencuri perhatian media asing, diantaranya BBC, Reuters, Aljazeera, ABC News Australia, dan Straits Times.

Dilansir dari BBC, sebagian besar petugas KPPS tewas karena kelelahan. Pasalnya, mereka harus rela bekerja berjam-jam untuk menghitung jutaan kertas suara dengan cara manual.

Menurut Arief Priyo Susanto, juru bicara Komisi Pemilihan Umum (KPU), sebanyak 1.878 petugas lainnya dalam kondisi sakit.

sekitar 7 juta orang memang ditugaskan membantu penghitungan dan pengawasan pesta demokrasi pada pemilu 17 April silam, . Namun, mereka diharuskan bekerja sampai tengah malam dalam kondisi yang panas. Itu sebabnya jatuh banyak korban.

Pemilu 2019 memang menjadi pertama kalinya negeri Ibu Pertiwi ini menggabungkan pemilihan presiden dan pemilihan legislatif untuk menghemat dana. Sementara itu, ada sekitar 80 persen dari 193 juta pemilih yang memenuhi syarat menggunakan hak pilih mereka di 800 ribu tempat pemungutan suara (TPS).

Akibatnya, banyaknya jumlah pemilih itu membuat para petugas KPPS itu kelelahan hingga akhirnya jatuh sakit. Berbeda dengan seleksi pegawai negeri sipil, para petugas itu tidak menjalani pemeriksaan medis sebelum mulai ditugaskan.

Menurut keterangan juru bicara KPU, sebanyak 272 petugas meninggal karena menanggung beban kerja yang berlebihan. KPU berencana memberikan kompensasi kepada keluarga korban sebanyak Rp36 juta untuk setiap petugas KPPS yang meninggal.

Sementara itu, para kritikus menyalahkan pemerintah yang dengan tidak bijaksana telah menggabungkan pemilu sehingga para petugas harus menanggung beban yang tidak realistis.

Hingga saat ini, KPU masih melakukan penghitungan suara. Hasil penghitungan suara itu akan diumumkan pada tanggal 22 Mei mendatang.

Sumber: Akurat.co

Monday, April 22, 2019

FRI Himbau Penyelenggaraan Pemilu Bersikap Netral

Sumber: Google

FRI (Forum Rektor Indonesia) menghimbau sikap terhadap penyelenggaraan pemilu, dengan kepercaan yang telah di berikan oleh rakyat akan bersikap netral dan berdedikasi tinggi. 

Prof Dr Dwi Aries Tina Palubuhu MA Ketua FRI menjelaskan pelaksanaan pemilu 2019  (pemilihan presiden dan pemilihan legislatif) dan ketentuan keputusan akhir pemilihan presiden dan pemilihan legislatif adalah hasil perhitungan yang ditetapkan oleh KPU.

"Untuk itu kami menyerukan kepada penyelenggara Pemilu 2019, yaitu KPU, Bawaslu dan DKPP untuk menjaga independensi dan netralitas, serta menjamin tahapan rekapitulasi perhitungan suara berjalan sesuai aturan yang berlaku," kata dia di Makassar, Senin (22/4/2019).

Tidak hanya menyatalan sikapnya terhadap pemilu ini FRI juga mengajak masyarakat untuk lebih berfikir logis dengan mengedapankan keen

FRI dalam pernyataan sikapnya juga mengajak seluruh masyarakat untuk selalu mengedepankan kepentingan bangsa dan negara daripada kepentingan kelompok dan individu.

Pihaknya juga menghimbau para penegak hukum, TNI dan Polri untuk bekerja profesional, netral dan mengedepankan kepentingan nasional.

Peserta Pemilu 2019 (pasangan calon presiden-wakil presiden dan partai politik) juga diharapkan menjaga suasana kondusif pada saat masa rekapitulasi perhitungan suara dan tahapan selanjutnya.

Yakni memegang komitmen awal untuk siap menang dan siap kalah, serta menghimbau kepada pendukung masing-masing untuk tidak melakukan tindakan yang dapat meresahkan masyarakat.

Pihaknya juga berharap agar media massa dapat menyajikan informasi yang berimbang, bertanggungjawab dan bermanfaat.

Dan terakhir yakni mendorong segenap sivitas Akademika Perguruan Tinggi di Indonesia yang tergabung dalam FRI untuk ikut mengawal agar tahapan rekapitulasi suara Pemilu 2019 di wilayah masing-masing berlangsung jujur, aman, tertib, dan adil.

Sumber: Akurat.co