Showing posts with label Pariwisata. Show all posts
Showing posts with label Pariwisata. Show all posts

Thursday, December 12, 2019

Ini Rekomedasi Tempat Liburan Murah Tapi Bikin Betah

Sumber: Google

Untuk kamu yang ingin merayakan libur panjang namun khawatir dengan bujget yang tersedia, berikut rekomendasi tempat merayakan libur panjang yang tidak menguras kantong namun dijamin bisa bikin kamu menikmati libur panjang mu.

Pagoda Pulau Kemaro

Masih merupakan warisan peninggalan budaya lampau, pagoda yang berada di wilayah Pulau Kemaro ini juga wajib ada di daftar destinasi wisata untuk dikunjungi.

Eksotisme bangunan ini bisa tampak dari kejauhan, karena memiliki 9 tingkat yang menjulang ke atas. Tentu saja, pagoda ini begitu menyolok, apalagi letaknya yang berada tepat di tengah pulau. Selain menjadi kawasan wisata, pagoda ini masih menjadi tempat ibadah agamah Budha, jadi pastikan kamu mematuhi aturan kunjungan yang berlaku, ya!

Air Terjun Lematang Indah


Air Terjun Lematang Indah. bobo.grid.id
Mari coba melangkah sedikit lebih jauh, supaya kamu bisa mengungkap indahnya alam Palembang. Jauh di balik hiruk pikuk dan padatnya pusat kota, Palembang masih memiliki alam hijau yang asri dan begitu segar. Seberangi sungai, kamu akan tiba di Air Terjun Lematang Indah. Ketinggiannya mungkin tidak seberapa, karena hanya 40 meter. Tapi, kenyamanan dan pengalaman yang kamu dapatkan benar-benar tak tergantikan.

Jembatan Ampera

Ya, ikon Kota Palembang ini tidak boleh kamu lewatkan. Apalagi, Jembatan Ampera menjadi destinasi favorit yang murah meriah. Telah ada sejak tahun 1962 silam, jembatan yang melintasi Sungai Musi, sungai paling terkenal di Pulau Sumatera ini menjadi penghubung dua wilayah, yaitu wilayah Seberang Ulu dengan Seberang Ilir. Tempat ini akan sangat menakjubkan pada malam hari. Jadi, jangan sampai terlewat, ya!

Masjid Cheng Ho

Puas menghabiskan malam di Jembatan Ampera, esoknya kamu bisa mengunjungi salah satu tempat ibadah agama Islam paling tua di Palembang, Masjid Cheng Ho.

Keunikan bangunan ini pasti bisa langsung kamu rasakan dari bentuk bangunannya yang mengombinasikan antara unsur budaya China dan Indonesia. Begitu klasik, tetapi sangat artistik. Lebih lagi, dan paling utama, wisata ini murah meriah juga bisa dikunjungi kapan saja, karena masih digunakan untuk beribadah.


Air Terjun Maung

Masih jelajah air terjun, ada pula Air Terjun Maung di balik hijau dan lebatnya hutan di Palembang. Air terjun ini memiliki tinggi 80 meter dan berupa undakan, dengan sungai sebagai dasarnya.

Sayangnya, kamu hanya bisa mengamati indahnya curug ini dari seberang sungai, karena arusnya yang deras membuatmu tidak dianjurkan untuk berenang. Tenang saja, mengamatinya pun sudah cukup membahagiakan.

Danau Ranau

Bagaimana rasanya bisa melihat langsung danau paling besar nomor dua di Pulau Sumatera? Danau Ranau memiliki luas hingga 125,9 kilometer dengan kedalaman 174 meter, terbentang luas di balik perbukitan. Memang butuh tenaga untuk mendakinya, tetapi rasa lelah akan terbayar sesampainya kamu di ujung tertinggi. Disambut dengan udara yang segar dan pemandangan alam yang menakjubkan, rasanya tak cukup jika hanya berkunjung sebentar.

Artinya, kamu membutuhkan akomodasi untuk tempat menginap. Butuh Rekomendasi Hotel Murah Di Palembang? Segera buka aplikasi Airy dan kamu bisa menemukan hotel di Palembang dengan harga murah tetapi memiliki fasilitas yang lengkap.

Kasur besar dan AC akan membuat istirahatmu lebih nyenyak. Akses internet gratis membuat kamu bisa online kapan saja. Televisi akan menemani sebagai sarana hiburan terbaik, dan kamar mandi lengkap dengan air hangat akan membuat tubuh bersih dan relaks. Jadi, segera Pesan Hotel Murah Terbaik sebelum kehabisan.


Sumber: Akurat.co

5 Tempat Makan Yang Wajib Kamu Kunjungi Saat Ke Merapi

Sumber: Google

Berkunjung ke gunung merapi adalah hal yang menyenangkan. Selain tempat yang menyenangkan disana ada beberapa makanan yang wajib kamu cicipi saat berada disana.

1. Warung Kopi Klothok

Berada di Jalan Kaliurang KM. 16, Pakem Binangun, Sleman dengan suasana asri, Warung Kopi Klothok tampaknya menjadi tempat rehat yang pas. Belum lagi secangkir kopi dan teh yang ditemani dengan sepiring pisang goreng. Berasa di rumah deh. Selain itu, suasana rumah ini juga begitu terasa saat menyantap makanan berat yang memiliki menu khas rumah, seperti sayur lodeh, telur dadar, dan lainnya.

2. Jadah Tempe Mbah Carik

Rssa gurih ketan yang dipadu manis dari tempe atau tahu bacem tentu membuat rasanya begitu melekat pada lidah. Rasa istimewa ini bisa dicicipi pada Jadah Tempe Mbah Carik yang merupakan makanan kesukaan Sri Sultan Hamengku Buwono IX pada masa itu. Untuk mencicipinya, Anda dapat menemuinya di Jalan Astomulyo, Kaliurang, Sleman.

3. Kopi Merapi

Menikmati sejuknya udara di Gunung Merapi sembari rehat sejenak setelah berwisata dapat dilakukan di Kopi Merapi yang berlokasi di Kepuharjo, Cangkringan, Petung, Sleman. Bukan hanya menghangatkan badan, di sini pengunjung juga bisa mencicipi olahan biji kopi yang ditanam di tanah vulkanik. Selain kopi, Kopi Merapi juga menyediakan kudapan dan mi untuk mengisi perut.

4. Wedangan Kampoeng

Istirahat dengan nuansa pedesaan seperti halnya di Wedangan Kampoeng yang terletak di Jl. Kaliurang KM 12,5 Candi Karang, Sardonoharjo Ngaglik, Sleman ini cocok sebagai tempat untuk mengisi perut setelah lelah berwisata. Selain menu angkringan, Wedangan Kampoeng juga memiliki menu seperti nasi goreng dan bakmi Jawa.

5. Tengkleng Gajah

Di Jl. Kaliurang Km.9,3, Bulurejo, Minomartani, Ngaglik, Sleman ini juga memiliki wisata kuliner yang wajib untuk dicoba, yakni Tengkleng Gajah. Meski bernama tengkleng gajah, pasalnya tempat makan satu ini memiliki menu dari olahan daging dengan porsi besar. Perpaduan kuah dan dagingnya sukses membuat lidah bergoyang. Bukan cuma tengkleng, di sini juga menyediakan sate dan berbagai olahan tengkleng, seperti tengkleng yang digoreng, tengkleng sambel bawang, dan tengkleng kuah gule. Hmm banyanginnya aja sudah menggiurkan ya!

Nah itu tempat makan yang asik yang wajb kamu kunjungi saat berkunjung ke merapi.


Sumber: Akurat.co



Sunday, October 13, 2019

Kumpulan Tempat Wisata Malam Di Jogja

Sumber: Google

Jogja adalah salah satu tempat favorit untuk menghabiskan liburan. Taukah kalian ada beberapa tempat destinasib wisata malam di Jogja yang keren abis. Langsung saja catat tempatnya yang telah dihimpun AKURAT.CO dari berbagai sumber, berikut ini.


1. Bukit Lintang Sewu

Kalau berkunjung ke Pintoe Langit Dahromo, rasanya kurang lengkap jika tidak mampir ke Bukit Lintang Sewu yang berada di sebelah selatan Pintu Langit Dahromo. Destinasi wisata yang tutup pada pukul 22.00 ini bisa digunakan sebagai tempat berkemah. Untuk dapat menikmati taman yang berada di ketinggian, pengunjung hanya perlu merogoh kocek dengan tarif yang sama seperti Pintoe Langit Dahromo yakni, Rp2.500.

2. Heha Sky View

Heha Sky View yang merupakan restoran dengan pemandangan ciamik ini menjadi salah satu destinasi wisata malam yang baru buka beberapa waktu lalu. Memiliki konsep tiga lantai, restoran dan tempat foto yang berlokasi di Jl. Dlingo-Patuk No.2, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunung Kidul ini memiliki pemandangan lampu Yogyakarta yang ciamik. Agar dapat menikmati indahnya malam di Heha Sky View, pengunjung hanya perlu merogoh kocek Rp15.000 untuk tiket masuk.

3. Ramayana Ballet Candi Prambanan

Di wisata malam Yogyakarta nggak melulu restoran dan wisata alam, namun juga terdapat pagelaran seni, Ramayana Ballet atau dikenal dengan Sendratari Ramayana Prambanan. Pertunjukan seni cerita Ramayana berdasaran epos Hindu yang diadaptasi dengan budaya Jawa ini telah hadir sejak 1961 silam.

Untuk menyaksikan pertunjukan seni tentang Rama dan Sinta ini, para penonton harus melihat jadwal pertunjukan yang tersedia pada websitenya. Tiket yang ditawarkan pun beragam, mulai dari Rp125.000 untuk umum, dan Rp50.000 untuk pelajar.

 4. Watu Goyang

Bisa menyaksikan matahari terbenam, malam hari di Watu Goyang juga dapat menikmati indahnya gemerlap lampu Yogyakarta dari jauh. Untuk dapat berfoto dengan pemandangan asyik ini, pengunjung hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp2.500. Terletak di Cempluk, Jl. Watu Goyang No.1, Mangunan, Bantul, Watu Goyang buka selama 24 jam lho.

5. Hutan Pinus Pengger

Hutan Pinus Pengger yang berlokasi di Desa Terong, Dlingo, Kabupaten Bantul ini menjadi salah satu destinasi wisata malam yang hits di Yogyakarta. Pasalnya, di Hutan Pinus Pengger, pengunjung dapat berfoto di beberapa spot yang Instagramable dengan latar sinar lampu Yogyakarta bak taburan bintang. Wisata malam satu ini dibanderol Rp3.000.

6. Pintoe Langit Dahromo

Berlokasi di Jl. Dahromo, Karang Asem, Muntuk, Dlingo, Bantul, Pintoe Langit Dahromo menjadi salah satu wisata malam favorit. Destinasi wisata satu ini memiliki pemandangan lampu yang indah, terlebih ditambah dengan berbagai spot foto yang ciamik. Untuk dapat memperindah feed Instagrammu, para pengunjung hanya perlu merogoh kantong Rp2.500. Pintoe Langit Dahromo ini tutup pada pukul 23.00.

Waktu liburan singkat terasa lebih lama dengan mengunjungi wisata malam nih.



Sumber: Akurat.co

Thursday, May 23, 2019

Kota Mataram Siap Dengan Pengembangan 4 Desa Sebagai Tempat Wisata

Sumber: Google


Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat sudah siap dengan pengembangan empat desa/kelurahan sebagai sarana pariwisata. hal tersebut juga telah mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah Kota Mataram. 

"Melalui Surat Kepuutusan (SK) Gubernur NTB, di Mataram ditetapkan empat desa/kelurahan yang menjadi desa pengembangan pariwisata, yakni Kelurahan Tanjung Karang, Jempong Baru, Karang Pule dan Sayang-Sayang," kata Wakil Wali Kota Mataram, H Mohan Roliskana, di Mataram, Kamis, 
(23/5).

Dengan penetapan tersebut telah di tetapkanlah empat kota tersebut sebagau pengenbangan pariwisata yang menjadi tanggung jawab pemerintah Kota Mataram untuk melakukan penataan terhadap kelengkapan sarana dan infrastruktur.

Pemerintah kota pastinya akan memberikan prioritas sesuai dengan perencanan program yang sudah ditetapkan melalui kebijakan secara penganggaran untuk melakukan intervensi pada empat kelurahan tersebut.

Dijelaskan oleh Mohan, masyarakat diempat kelurahan itu pastinya belum semuanya tahu kalau wilayah mereka akan dijadikan destinasi wisata. Karena itu, perlu dilakukan sosialisasi agar masyarakat bisa memberikan dukungannya.

Tidak hanya itu, masyarakat juga bisa mempersiapkan diri lebih maksimal dengan berbagai kreativitas dan inovasi untuk mengambil bagian peluang dari program pemerintah provinsi tersebut.

"Kalau program desa pariwisata ini bisa sukses, maka masyarakat setempat akan mendapatkan banyak keuntungan terutama terhadap dampak ekonomi karena akan banyak wisatawan berkunjung ke wilayah mereka," katanya.

Menurutnya, penetapan empat kelurahan sebagai pengembangan pariwisata menjadi proyek percontohan Pemerintah Provinsi NTB. Apabila program tersebut sukses, kemungkinan program itu akan diduplikasi ke kelurahan lainnya.

Pasalnya, dalam program ini tidak hanya orietasi tujuan menjadi destinasi wisata, tetapi lebih pada pengelolaan lingkunagn berbasis masyarakat, karena ini menjadi kebutuhan masyarakat perkotaan.

"Tujuan utamanya adalah agar lingkungan terkelola baik, infrastruktur tertata baik dan masyarakat bisa memberikan dukungan," katanya.

Belum lama ini, Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE, M. Sc telah menandatangani SK penetapan 99 desa wisata yang fokus dikembangkan dalam lima tahun ke depan. Dari 99 desa wisata itu, empat diantaranya berada di Kota Mataram.



Sumber: Akurat.co